Tambah 347, Kasus Positif Corona Padang Tembus 5.574

Tambah 347, Kasus Positif Corona Padang Tembus 5.574

RAKSASAPOKER Dinas Kesehatan Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat( Sumbar) melaporkan ada akumulasi 347 permasalahan positif covid- 19 pada Jumat( 16/ 10). Angka itu ialah akumulasi permasalahan paling tinggi setiap hari serta membuat total permasalahan naik jadi 5. 574 orang.

” Sampai dikala ini total masyarakat Padang yang positif covid- 19 jadi 5. 574 orang serta yang sudah sembuh sebanyak 3. 113 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani Hamid di Padang, dilansir dari Antara, Sabtu( 17/ 10).

BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO

Akumulasi 347 permasalahan baru tersebar di Padang Timur 53 permasalahan, Padang Utara 49 permasalahan, Koto Tangah 49 permasalahan, Kuranji 55 permasalahan, Lubuk Begalung 31 permasalahan, Lubuk Kilangan 15 permasalahan, Pauh 17 permasalahan, Padang Barat 26 permasalahan, Padang Selatan 27 permasalahan serta Nanggalo 25 permasalahan.

Sedangkan, dari 5. 574 permasalahan positif, sisa permasalahan konfirmasi sebanyak 2. 362 permasalahan, 900 permasalahan di antara lain bergejala dengan perincian 246 permasalahan dirawat, 654 permasalahan isolasi serta 1. 462 permasalahan tanpa indikasi dengan keadaan 49 dirawat serta 1. 413 permasalahan isolasi.

Tidak hanya itu, terjalin akumulasi 44 penderita sembuh serta akumulasi 6 orang wafat dunia sehingga total wafat jadi 99 orang.

Pelaksana Tugas Wali Kota Padang Hendri Septa mengimbau warga buat mematuhi protokol kesehatan berbentuk mengenakan masker, cuci tangan serta jaga jarak. Perihal itu dicoba buat menekan penyebaran virus corona.

” Dikala ini Padang masuk 12 besar kota dengan permasalahan covid- 19 terbanyak di Indonesia, buat menekan penularan warga dimohon mengenakan masker ke luar rumah,” kata ia.

Semenjak dini Oktober 2020, bagi Hendri, akumulasi permasalahan positif covid- 19 di Padang di atas 100 permasalahan per hari. Karenanya, pemerintah setempat sudah menghasilkan pesan edaran terpaut pelarangan mengadakan acara pernikahan untuk masyarakat yang mulai diberlakukan pada 9 November 2020.

Tidak hanya itu, grupnya pula menghasilkan kebijakan pembatasan kegiatan tempat usaha memberlakukan pembatasan tempat usaha kafe, restoran, rumah makan, karaoke dengan ketentuan cuma boleh beroperasi dengan kapasitas tempat duduk optimal 50 persen, memberlakukan pembatasan jarak serta sediakan layanan bungkus.

Di dikala yang sama, grupnya pula terus melaksanakan sosialisasi Perda Menyesuaikan diri Kerutinan Baru yang serta melaksanakan penindakan untuk masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

” Terdapat masyarakat yang tidak yakin COVID- 19, silakan tetapi apa tidak kasihan dengan kanak- kanak kita yang telah 7 bulan belajar di rumah saja,” katanya.

Bagi Hendri, bila masyarakat disiplin hingga akumulasi permasalahan baru bisa ditekan sehingga Padang berganti status masuk zona hijau serta kanak- kanak bisa bersekolah kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *